Assignation (=)
Operator assignation digunakan untuk memberikan nilai ke suatu variable.
a = 9;
Memberikan nilai integer 9 ke variabel a. Sisi kiri dari operator disebut lvalue (left value) dan sisi kanan disebut rvalue (right value). lvalue harus selalu berupa variabel dan sisi kanan dapat berupa konstanta, variabel, hasil dari suatu operasi atau kombinasi dari semuanya.
Contohnya :
int a, b; // a:? b:?
a = 10; // a:10 b:?
b = 4; // a:10 b:4
a = b; // a:4 b:4
b = 7; // a:4 b:7
Hasil dari contoh diatas, a bernilai 4 dan b bernilai 7.
Operator Aritmatika ( +, -, *, /, % )
+ | addition |
- | subtraction |
* | multiplication |
/ | division |
% | module |
Contoh Program
/* Contoh Program Aritmatika serthana
====================================
Website: www.permrograman-c.blogspot.com*/
#include<iostream.h> // file header untuk fungsi keluaran (cout)
void main()
{
cout<<" Hasil dari 12 + 8= " <<12+8; //Operasi penjumlahan
cout<<"\n Hasil dari 27 - 7=" <<27-7; //operasi pengurangan
cout<<"\n Hasil dari 2 x 4= " <<3*4; //operasi perkalian
cout<<"\n Hasil dari 12 : 4= " <<12/4; //operasi pembagian
====================================
Website: www.permrograman-c.blogspot.com*/
#include<iostream.h> // file header untuk fungsi keluaran (cout)
void main()
{
cout<<" Hasil dari 12 + 8= " <<12+8; //Operasi penjumlahan
cout<<"\n Hasil dari 27 - 7=" <<27-7; //operasi pengurangan
cout<<"\n Hasil dari 2 x 4= " <<3*4; //operasi perkalian
cout<<"\n Hasil dari 12 : 4= " <<12/4; //operasi pembagian
cout<<"\n Hasil dari 12 modulus 4= "<<12%4<<endl; //operasi mudulasi
}
![]() |
Tampilan |
Operator | Fungsi |
> | Besar Dari |
>= | Besar dari atau sama dengan |
< | Kurang Dari |
<= | Kurang dari atau sama dengan |
== | Sama dengan |
!= | Tidak sama dengan |
Contoh, misalkan a=2, b=3 dan c=6 :
(a == 5) | |
(a*b >= c) | |
(b+4 > a*c) | |
((b=2) == a) |
Operator Increase dan Decrease (++,--)
Operator | Fungsi |
++ | Penaikan |
-- | Penurunan |
Operator Increase dan Decrease dapat digunakan sebagai prefix atau suffix. Dengan kata lain dapat dituliskan sebelum identifier variabel (++a) atau sesudahnya (a++). operator increase yang digunakan sebagai prefix (++a), Perbedaannya terlihat pada tabel dibawah ini :
Example 1 | Example 2 |
B=3; A=++B; // A is 4, B is 4 | B=3; A=B++; // A is 3, B is 4 |
Pada contoh 1, B ditambahkan sebelum nilainya diberikan ke A. Sedangkan contoh 2, Nilai B diberikan terlebih dahulu ke A dan B ditambahkan kemudian.
3. Operasi Logika
Operator | Fungsi |
&& | And |
|| | Or |
! | Not |
Operator ! equivalen dengan operasi boolean NOT, hanya mempunyai 1 operand, berguna untuk membalikkan nilai dari operand yang bersangkutan. Contoh :
!(5 == 5) | returns false because the expression at its right (5 == 5) would be true. |
!(6 <= 4) | returns true because (6 <= 4) would be false. |
!true | returns false. |
!false | returns true. |
operator Logika && dan || digunakan untuk mengevaluasi 2 ekspresi dan menghasilkan 1 nilai akhir. mempunyai arti yang sama dengan operator logika Boolean AND dan OR. Contoh :
Operator pertama a | Operator kedua b | hasil a && b | hasil a || b |
true | true | true | true |
true | false | false | true |
false | true | false | true |
false | false | false | false |
Contoh :
( (5 == 5) && (3 > 6))
( (5 == 5) || (3 > 6))
( (5 == 5) || (3 > 6))
1 komentar:
kalok buat perpangkatan dan pengakaran gimana ya mas? misal input nilai = 2 terus dipangkatkan 3 hasil kan 8
akadafi@ymail.com
Posting Komentar
untuk pertanyaan dan komentar silahkan pada form dibawah ini.